•09.26
Izinkan Aku Mencintaimu dengan Sederhana
Semoga rahmat Allah senantiasa mengiringi setiap langkah, menghadirkan rasa syukur, dan menjaga sangkaan baik kita untuk hari esok.
Mengawali semuanya, maafkan jika saya pernah menuntut lebih, atas sesuatu yang tak sepatutnya kumintakan kepadamu. Perasaan cukup atas segala yang ada pada dirimu, semoga menjadi bagian yang terus mendapat peneguhan. Bukankah Allah yang akan mencukupi segala kekurangan hamba-Nya? Niatan ibadah dalam rangka meneladani Rasul-Nya, kiranya menjadi sumber kekuatan yang tak pernah habis.
Siti yang dirahmati Allah,
Rasanya ini penting kuceritakan. Di waktu harus membuat keputusan lebih jauh untuk menjalin hubungan denganmu, ada kisah menggugah yang disampaikan oleh Ustad Muzammil Yusuf. Tentang suami-isteri bersahaja yang hidup rukun di daerah Gunung Kidul Yogya. Si suami bekerja sebagai pemburu belalang dengan penghasilan 15 ribu perhari. Setiap pagi mereka hanya sarapan dengan teh hangat tanpa gula, yang mampu disediakan sang isteri sesuai dengan penghasilan mereka. Si suami, karena merasa telah membuat isterinya menderita, meminta maaf atas ketidakmampuannya. Ia mempersilahkan, kalaupun isterinya ingin berpisah. Tapi sang isteri kukuh tak mau berpisah. ”Saya merasa bahagia dengan hal seperti ini. Bapak orangnya baik, tak suka marah, penyayang. Saya ingin kita tetap bersama.” Subhanallah, Maha Suci Allah. Ternyata bahagia itu bisa muncul dengan cara yang sederhana.
Sungguh, mendengar kisah tersebut, saya membayangkan keluarga kita nanti bisa meneladani suami-isteri dari Yogya itu. Saya ingin tutur kata yang hangat dan ketinggian pekerti mengiringi kebersamaan kita, menjadi penawar atas segala ujian yang datang.
Siti yang dimuliakan Allah,
Pelajaran tentang kesederhanaan banyak kita peroleh dari orang terdekat kita. Orang tua dan kampung kelahiran kita, rasanya telah memberi banyak limpahan keteladanan tentang hidup dengan kesederhanaan.
Oh ya, kita ternyata punya selera yang sama: suka dengan dunia anak-anak.Dunia yang penuh keceriaan, polos, tanpa pretensi; tak seperti dunia orang dewasa yang seringkali rumit. Pilihanmu untuk mengajar di sekolah dasar, semoga juga menjadi bagian yang meneguhkan makna kesederhanaan dalam keluarga kita kelak.
Begitulah, semoga bahagia itu tidak harus diukur dengan kecukupan materi. Apapun kesulitan yang kita hadapi tidak boleh menghalangi kita untuk pandai bersyukur. Saya ingin ’ruh’ kesederhanaan ini menjadi kesepakatan kita. Menjadi bingkai atas hidup yang akan kita jalani nanti berdua. Sekaligus, ini juga jawaban dariku atas keinginanmu, agar aku dapat menerimamu apa adanya (sebagaimana yang engkau tulis dalam suratmu).
Permulaan yang baik itu tampaknya sudah kita buat. Saat kita sepakat bahwa walimah cukup dilaksanakan kampung, secara sederhana dengan mengundang famili dekat dan tetangga.
Maka, biarlah bingkai kesederhanaan ini menjadi rangkaian ketulusan. Sampai kemudian, cinta itu mengalir deras, menghanyutkan segala kotoran hati, menumbuhkan semangat untuk berbuat terbaik, kerelaan berkorban, rasa tanggung jawab, dan muara kebahagiaan yang menjadi cita-cita kita: ”Rumahku surgaku.”
Aku ingin mencintaimu dengan sederhana
dengan kata yang tak sempat diucapkanAku ingin mencintaimu dengan sederhana
kayu kepada api yang menjadikannya abu
Aku ingin mencintaimu dengan sederhana
dengan isyarat yang tak sempat disampaikan
awan kepada hujan yang menjadikannya tiada*
Demikianlah surat ini kusampaikan, semoga menjadi permakluman atas semuanya. Hanya kepada Allah jualah kita berharap dan segala urusan itu dikembalikan.
*(dikutip dari sajak Sapardi Djoko Damono)
Demikianlah surat ini kusampaikan, semoga menjadi permakluman atas semuanya. Hanya kepada Allah jualah kita berharap dan segala urusan itu dikembalikan.
Yang ingin mencintaimu
karena Allah,
Kholid
*(dikutip dari sajak Sapardi Djoko Damono)

17comments:
cie...cie...
romantis nya calon abang ipar ku mbak....
Kesederhanaan,
semoga rencana hari ini bisa dilaksanakan, dan bisa menginspirasi banyak orang.
-Barokumalloh-
Referensi kisah pasutri di Yogya tampaknya antisipasi kalau2 bahtera rumah tangga Mas Kholid akan hidup dalam kepapaan. Seolah Mas Kholid berbisik, "Adinda, bersiaplah hidup serba berkekurangan..." Hahahaha ....
Gaya berpikir Mas Kholid nyata2 beda dg spirit menggebu2 yg justru sdg menjadi tren, semacam Mario Teguh, Tung Desem Waringin, hingga para salesmen Amway.
Ayo, bermimpi jadi kaya, Mas Kholid. Tidak ada yg salah dg menjadi kaya, bahkan kaya raya. Sepanjang kita tahu pasti hakekat mengapa Allah menjadikan kita sebagai manusia berlimpah harta.
Allahu a'lam.
Reza - Jakarta
Sederhana bukan berarti tidak kaya kan?
memang ga da yang KEBETULAN di dunia ini ;)
barakallahu fikum
Saya turut berbahagia ats pernikahannya, smg mjd keluarga sakinah mawaddah warohmah serta kelak dikaruniai anak yang soleh n solehah. Amin. Sy jg mohn doanya smg sgra menyusul.amien ya robbal ‘alamien..
Selamat ya, oh ama siti. Siti adik tingkatku anak THP 01. salam untuk siti dari mbk tri THP 00...
Ana dan isteri mengucapkan Barakallah...Smg diberi kemudahan dan kemantapan dalam prosesnya dan semoga menjadi keluarga sakinah, mawaddah. warohmah, sampai kakek2 dan nenek2. Diberi keturunan yang soleh/ah dan lucu-lucu ya..
Jika kalian bersedia menerima matahari & kehangatannya, maka kalianpun harus siap menerima guntur & halilintar (Gibran). Selamat menapaki jalan baru...
Barokallahhu laka wa baroka’alaika wajama’a fii khair, wah surat-suratan nih ama siti...
Barokallahu wa barokah… mga menjadi kluarga sakinah, mawdah, warahmah. Mndpat gnrsa rabani& qurani.
Met menempuh hdp br mg menjadi keluarga sakinah mawadah warohmah. Amin.Mf telat y kak.
Desi, Pringsewu:
Met menempuh hdp br mg menjadi keluarga sakinah mawadah warohmah. Amin.Mf telat y kak.
Barokallahu laka wa baroka’alaika wa jama’a bainakuma fi khoir. Semoga menjadi keluarga samara dlm dakwah, amiin
Bro, slamt menempuh hidup baru, smg jalan hdp barumu terang benderang seperti hatimu, aq sbg kawan cmn bisa memberi doa dan slmt..!
Barokallahu laka wa baroka’alaika wa jama’a bainakuma fi khoir. Met menunaikan stengah dien, mg menjadi kluarga yg sakinah. Mawaddah, warohmah.
Barokallah, Semoga Allah memberkahi pernikahan atm berdua. Afwan ana gk bisa hadir. W3.
Posting Komentar